Evidensi

Baca Sains Tanpa Sinis

LSD dalam Dosis Kecil Dapat Meningkatkan Mood dan Kognisi

3 min read
lidah manusia menjulurkan perangko kecil

Sebuah penelitian baru memberikan hasil yang mengejutkan tentang kecil lysergic acid diethylamide (LSD). Di Indonesia, LSD lebih populer disebut dengan acid yang punya efek halusinogen mirip dengan jamur ajaib. Ya, ini adalah jenis narkoba yang populer di kalangan hippies tahun 60-70an di Amerika Serikat.

Narkoba jenis ini juga biasa disebut sebagai psikedelik. Narkoba yang erat kaitannya dengan The Beatles dan beberapa band psikedelik lainnya. Konon, kamu akan mendengar musik yang berbeda kalau mendengar iringan musik The Beatles sambil trip LSD.

Personil the beatles yang dikabarkan menggunakan LSD
Personil The Beatles yang erat kaitannya dengan LSD

Narkoba psikedelik ini punya efek halusinogen yang kuat sehingga membuat orang yang mengkonsumsinya jadi sedikit gila, gak bisa membedakan mana halusinasi dan realita. Sejak era hippies, narkoba psikedelik dilarang di nyaris semua negara karena dianggap merusak generasi muda.

Tetapi, saat ini obat psikedelik banyak diteliti untuk dimanfaatkan secara medis. Salah satu manfaat yang terbukti secara valid adalah mengobati depresi, kecemasan dan ketergantungan alkohol. Potensi besarnya ini mengundang banyak peneliti untuk menggali lebih dalam tentang manfaat obat psikedelik.

Peneliti dari University of Basel, Swiss dan Maastrich University, Belanda menemukan bahwa mengkonsumsi dosis kecil LSD (biar gak sampai trippy tapi sedikit berefek) dapat membuat fokus dan konsentrasi jadi lebih baik.

Dalam studinya yang diterbitkan dalam jurnal European Neuropsychopharmacology, para peneliti tersebut memberi sukarelawan dosis kecil LSD atau plasebo. Kemudian mengukur kemampuan konsentrasi mereka dalam memproses informasi, serta mengawasi suasana mood mereka.

Oh iya, buat yang belum tau, plasebo dalam penelitian medis itu adalah pil kosong yang gak dikasih substance apa-apa. Tapi, mereka gak tahu kalau pil itu kosong. Fungsinya buat mengukur efek dari obat beneran yang dikasih ke kelompok lain. Hal ini digunakan buat mengeleminasi kemungkinan sugesti yang mungkin berdampak ke tubuh.

Seperti penelitian psikedelik pada umumnya, penelitian ini hanya melibatkan sebagian kecil partisipan, yaitu 24 orang. Jadi, temuan-temuan dalam penelitian ini belum bisa diaplikasikan ke banyak orang secara umum.

Dosis LSD untuk trip itu sekitar 100 mikrogram. Dalam studi ini, peneliti membagi partisipan ke dalam empat kelompok. Artinya, satu kelompok beranggotakan enam orang. Kelompok satu, dua dan tiga masing-masing diberikan dosis 5, 10 dan 20 mikrogram LSD. Sedangkan, kelompok empat diberikan pil plasebo.

Partisipan rata-rata pernah mengkonsumsi LSD rekreasi sebelum ikut serta dalam penelitian ini. Jadi mereka tahu persis bagaimana efek halu-nya.

Pada lima mikrogram, fokus dan konsentrasi partisipan meningkat. Efek ini juga dirasakan pada partisipan dengan dosis 20 mikrogram. Kelompok lima mikrogram juga merasa lebih ramah meskipun ada juga peningkatan pada aspek kecemasan.

Kelompok 10 mikrogram melaporkan bahwa rasa amarah mereka berkurang dan mulai merasakan kesadaran yang lebih tinggi. Meskipun begitu, kelompok 10 mikrogram juga melaporkan peningkatan para perasaan bingung. Partisipan pada kelompok 10 mikrogram ini juga merasa sedikit giting.

Efek paling signifikan terjadi pada kelompok dosis 20 mikrogram, di mana partisipan mengalami peningkatan paling mencolok pada suasana hati mereka. Mereka melaporkan peningkatan pada perasaan ceria dan senang. Tetapi, kelompok ini juga melaporkan pengurangan pada aspek konsentrasi dan produktivitas.

Jika kamu mau coba-coba mengkonsumsi dosis kecil, studi ini gak menawarkan banyak hal dalam panduan pengguna, selain menunjukkan bahwa mungkin tidak ada gunanya mengambil kurang dari lima mikrogram.

Namun, apa yang dilakukan penelitian ini adalah menyusun peta jalan bagi ilmuwan lain dengan mencari tahu apa efek LSD yang muncul pada dosis apa, dan mengklarifikasi bagaimana para ilmuwan mungkin berharap hal itu menjadi faktor dalam penelitian mereka sendiri di masa mendatang.

Lagi pula, kalau kedapatan memiliki LSD. Kamu bisa berurusan dengan hukum. Jangan lupa, kamu bisa masuk penjara dan dikenai pasal dengan minimal empat tahun penjara. Hati-hati gaes!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Evidensi