Evidensi

Baca Sains Tanpa Sinis

Mengenal Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

6 min read
Berkenalan dengan kecerdasan yang dibuat oleh kecerdasan manusia
Artificial Intelligence dalam gambar

Siapa yang hari ini gak kenal istilah artificial intelligence? Teknologi yang sudah akrab sekali dalam kehidupan sehari-hari. Dari asisten virtual, pencarian jalan di Google Maps, hingga pengaturan lini masa media sosial.

Semua itu adalah bentuk penerapan dari teknologi mutakhir ini: artificial intelligence atau yang biasa disingkat dengan AI.

Ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan oleh artificial intelligence. Bahkan, teknologi ini diprediksi akan sangat berdampak bagi kehidupan manusia, mulai dari membantu dokter dalam diagnosa, simulasi data besar, mobil tanpa supir, otomatisasi pekerjaan dan lain sebagainya.

Para ilmuwan dan pemikir beranggapan bahwa kehadiran artificial intelligence bisa memicu revolusi baru. Sama seperti saat ditemukannya mesin uap yang memicu revolusi industri pada abad ke-18.

Nah, karena dampaknya yang luar biasa bagi kehidupan manusia, ada baiknya kita memahami sebenarnya apa sih artificial intelligence itu?

Memahami Artificial Intelligence

Artificial intelligence adalah cabang dalam ilmu komputer yang diciptakan agar mesin dapat mengerjakan tugas dan berpikir seperti manusia.

Ada banyak sekali disiplin ilmu di dalam artificial intelligence, tetapi yang menjadi fondasi dasar adalah deep learning atau pembelajaran mendalam dan natural language processing atau pengolahan bahasa natural.

Artificial Intelligence workflow
Artificial Intelligence workflow

Gampangnya, artificial intelligence adalah kumpulan algoritma rumit yang mampu bekerja otomatis melakukan tugas seperti manusia. Mulai dari menghitung, menganalisis, mengambil keputusan, mencari pola, mengolah data dan lain sebagainya.

Nah, karena artificial intelligence berdasar dari algoritma, maka harus ada manusia yang menuliskan algoritma dan serangkaian aturan. Ketika sudah jadi, baru kecerdasan buatan ini bisa berjalan secara otomatis.

Bagaimana Artificial Intelligence Bekerja?

Untuk dapat mengerjakan tugas, manusia perlu proses belajar. Begitu juga dengan kecerdasan buatan. Kunci dari kemajuan artificial intelligence adalah kemampuannya untuk belajar. Mereka belajar lewat data.

Tanpa mempelajari data, AI nggak bisa apa-apa, sama seperti manusia. Mana mungkin ada anak manusia yang baru lahir langsung bisa mengerjakan tugas. Kita ambil contoh saja permainan catur.

Anak itu harus memiliki kemampuan untuk belajar dan mengingat soal aturan yang ada di dalam permainan catur, langkah-langkah setiap bidak catur hingga menganalisis gerak lawan. Pada AI, kemampuan belajar ini adalah ranah deep learning.

Tetapi, kemampuan belajar akan sia-sia kalau anak itu nggak ngerti sama apa yang dikatakan oleh guru les caturnya. Karena itu, kemampuan belajar ini harus dibarengi dengan kemampuan mengolah data dari lingkungannya. Entah itu bahasa, gambar, video dan lain sebagainya. Pada AI, kemampuan ini masuk dalam kategori natural language processing.

AI bekerja nyaris mirip dengan manusia, yaitu dengan berlatih. Menggunakan contoh bermain catur, seorang anak harus berlatih berkali-kali agar dia bisa mahir.

Hanya saja, manusia hanya mampu berlatih bermain satu kali setiap saat. Belum lagi faktor manusiawi seperti kelelahan bisa berpengaruh buruk dalam proses belajar. 10 kali saja latihan berturut-turut. Stamina dan performanya pasti menurun.

Nah, AI unggul dalam hal ini. Ia bisa berlatih beberapa kali dalam satu waktu. Udah gitu, AI juga bisa berlatih berkali-kali tanpa rasa lelah. Hanya perlu aliran listrik yang stabil.

Dengan kemampuan deep learning, ia bisa belajar dan menemukan langkah yang paling tepat setiap kali bermain. Di setiap permainan ia mencoba langkah baru dan pola baru. AI terus-menerus melakukannya tanpa kekurangan stamina sedikit pun.

AI juga bisa dikasih data untuk dipelajari. Misal, ia diberikan data ribuan pertandingan dari para grandmaster catur. Dari situ, AI bisa mempelajari gerakan-gerakan dari para master. Belajar dan berlatih adalah kombinasi sempurna untuk jadi mahir.

Juara dunia catur, Garry Kasparov dikalahkan Artificial Intelligence pada tahun 1997
Juara dunia catur, Garry Kasparov dikalahkan Artificial Intelligence pada tahun 1997

Dalam hal kecerdasan dan mengerjakan tugas spesifik, AI sudah terbukti jauh lebih unggul dari manusia. Juara dunia catur saja sudah tumbang oleh AI pada tahun 1997, 23 tahun yang lalu!

Bahan Bakar Artificial Intelligence

Data is the new oil,” kata mereka para pengusung revolusi industri 4.0. Sama sekali nggak salah, karena memang data adalah bahan bakar teknologi baru kita.

Untuk mengolah data,maka dibutuhkan prosesor dengan kemampuan komputasi yang tinggi. Sebab, AI bekerja dengan cara menghitung kemungkinan statistik lewat algoritma yang diberikan.

Data yang dikonsumsi AI, pertama-tama diterjemahkan menjadi angka biner, nah lewat angka biner ini lah semua pekerjaan AI dimulai. Semua kode dari bahasa pemrograman komputer berasal dari angka 1 dan 0.

Angka biner 1 dan 0, bahasa utama artificial intelligence
Angka biner hanya terdiri dari dua kode: 1 dan 0.

Hari ini, dengan kemampuan komputasi yang terus mengalami kemajuan, AI mengalami perkembangan yang sangat pesat. Saat ini, AI ada di nyaris semua lini pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan.

Semakin banyak data, semakin banyak juga kemampuan komputasi yang dibutuhkan. Tanpa kemampuan komputasi yang tinggi, AI akan bekerja dengan sangat lambat.

Berterima kasih lah pada kemajuan teknologi dan sains. Berkat kemajuan itu, hukum Moore berlaku. Hukum itu mengatakan bahwa kemampuan komputasi bertambah 2x lipat setiap dua tahun.

Salah satu komputer pertama di dunia, yaitu ENIAC itu besarnya minta ampun, nyaris 180 meter persegi. Itu bisa jadi rumah yang cukup besar buat pasangan baru millenial.

Beratnya sekitar 25 ton! Kemampuan komputasinya adalah 5.000 operasi per detik. Ya, tetap lebih cepat dari manusia terpintar sekaligus.

kecerdasan buatan pada komputer pertama di dunia
ENIAC, komputer pertama di dunia

Tapi, kalo dibandingkan dengan iPhone pertama yang rilis di tahun 2007, kemampuan komputasinya jauh banget! Benda yang nggak lebih besar dari ukuran tangan orang dewasa itu punya kemampuan komputasi 400 juta operasi per detik!

iPhone generasi pertama tahun 2007
Steve Jobs dengan iPhone generasi pertama tahun 2007

10 tahun kemudian, Apple mengklaim kalau kemampuan komputasi dari iPhone X adalah 600 miliar operasi per detik! Itu baru HP loh ya. Mesin kecil di dalam genggaman. Gimana kalau komputer?

Komputer tercanggih saat ini adalah Fugaku yang punya kemampuan komputasi 415 kuadriliun per detik! Itu berarti 415 dengan 15 angka 0 di belakangnya! 415.000.000.000.000.000. Iyak segitu.

Superkomputer Fugaku baru akan digunakan secara penuh pada tahun 2021 untuk melakukan simulasi menghadapi Covid-19. Mulai dari vaksin terbaik, masker terbaik dan kebijakan apa yang paling tepat untuk mengatasi Covid-19.

superkomputer yang bisa menjalankan kecerdasan buatan dengan cepat
Superkomputer Fugaku

Penerapan Kecerdasan Buatan

Bayangan kita tentang artificial intelligence seringkali sebagai robot yang menyerupai manusia seperti dalam film Terminator atau Sentinel dalam film X-Men yang nantinya jadi penghancur peradaban manusia.

Film terminator yang menceritakan tentang artificial intelligence yang datang dari masa depan
Artificial Intelligence yang datang dari masa depan di film Terminator

Ya, memang mungkin saja sih perkembangan AI bisa ke arah sana. Tetapi, hari ini kita masih agak jauh dari menciptakan robot yang punya kemampuan menyeluruh manusia.

Artificial Intelligence yang tersedia hari ini memiliki tugas yang spesifik. Misal, speech recognition pada asisten virtual Siri atau Google di smartphone kita, facial recognition saat membuka kunci di smartphone, Google Maps yang mampu mencarikan jalan terbaik ke lokasi tujuan, rekomendasi pada YouTube, object recognition dan masih banyak lagi.

Penggabungan beberapa aspek AI ini akan menciptakan teknologi yang jauh lebih maju. Sebut saja mobil otomatis dari Tesla. Ia menggabungkan kemampuan Google Maps dalam menentukan jalan, sensor object recognition agar bisa mengenali objek yang ada di sekitarnya dan lain sebagainya.

Penerapan terbaik AI hari ini adalah kemampuannya mengolah data. Berkat banyaknya data yang dihasilkan hari Ini, AI bisa digunakan sebagai acuan analisis di nyaris semua bidang.

Di bidang kedokteran, AI membantu dokter mendiagnosis hasil X-Ray dalam 10 detik dan memiliki tingkat akurasi yang luar biasa. Ini jelas bisa mempersingkat waktu dan membuat dokter menghasilkan diagnosa yang tepat sasaran.

Bantuan AI dalam bidang kedokteran

Baru-baru ini ditemukan AI yang mampu mendeteksi penyakit gangguan stress pasca trauma hanya dari suara.

Di bidang transportasi nggak perlu ditanya lagi. Mobil otomatis hampir pasti diprediksi merevolusi bidang ini. pekerjaan supir bus, supir pribadi, taksi, ojek online akan terancam ketika teknologi ini sudah diproduksi secara masif.

Di bidang keamanan, facial recognition pada kamera CCTV yang mengawasi terus menerus akan membantu kinerja polisi dalam menangkap pelaku kriminal. Nggak perlu waktu lama lagi buat mencari buronan kalau memang negara sudah menerapkan teknologi ini.

Penerapan Artificial Intelligence dalam pengawasan CCTV
Penerapan Artificial Intelligence dalam pengawasan CCTV

Di bidang bisnis, kemampuan AI dalam mengolah data tentunya sangat berpengaruh dalam berkembangnya sebuah bisnis. Saat ini, pengusaha bisa dengan cepat menentukan arah kebijakan dengan basis data yang dimaksimalkan oleh AI.

Banyak banget deh bidang yang terbantu oleh AI ini. Sebut bidang apa saja di komentar, nanti kita bisa isi bagaimana AI bisa membantu di bidang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Evidensi